PROBOLINGGO, PPRNEWSMEDIA.COM – Pemerintah terus berkomitmen memutus mata rantai stunting dan penyakit cacingan pada anak melalui Program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Cacingan. Pada Kamis (21/5/2026), program gratis ini menyasar puluhan siswa di Yayasan Taruna Mulia, Desa Gunung Tugel, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.
Pemberian obat cacing ini ditujukan khusus bagi balita usia 12–59 bulan serta anak sekolah usia 6–12 tahun. Dalam pelaksanaannya, para siswa dari Raudhatul Athfal (RA) Taruna Mulia dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Taruna Mulia tampak sangat antusias. Alih-alih takut, anak-anak justru menyambut gembira kehadiran petugas kesehatan yang membagikan obat penjamin tumbuh kembang tersebut.
Obat cacing didistribusikan langsung oleh Bidan Desa Gunung Tugel, Ibu Intan, yang mendapatkan mandat langsung dari Puskesmas Kecamatan Bantaran.
Ibu Intan menjelaskan bahwa pemberian obat cacing ini merupakan langkah krusial yang sering kali disepelekan, padahal berdampak besar pada penyerapan gizi anak.
"Cacingan adalah salah satu musuh terselubung dari tumbuh kembang anak. Ketika anak cacingan, nutrisi yang mereka makan justru diserap oleh parasit, yang dalam jangka panjang bisa memicu anemia hingga stunting. Kami sangat mengapresiasi antusiasme luar biasa dari para siswa dan kerja sama yang solid dari pihak yayasan hari ini. Semoga dengan kegiatan rutin ini, anak-anak di Desa Gunung Tugel tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting," ujar Ibu Intan di sela-sela kegiatannya.
Guna memastikan seluruh siswa mendapatkan hak kesehatannya, pihak sekolah turut memberikan pendampingan penuh selama proses pembagian obat berlangsung.
Ibu Eka Agustina Busriyah, S.Pd., selaku Kepala RA dan MI Taruna Mulia Desa Gunung Tugel, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian pemerintah dan pihak Puskesmas Bantaran yang telah menjangkau siswa-siswinya.
"Kami dari pihak sekolah sangat menyambut baik dan mendukung penuh program POPM Cacingan ini. Kesehatan anak-anak adalah fondasi utama mereka dalam belajar. Jika fisiknya sehat dan bebas dari cacingan, konsentrasi belajar mereka di kelas pasti akan jauh lebih baik. Terima kasih kepada Ibu Bidan Intan dan Puskesmas Bantaran yang sudah sabar dan telaten melayani anak-anak kami hari ini. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami dalam menjaga aset bangsa," tutur Ibu Eka Agustina Busriyah.
Program POPM Cacingan yang berjalan tertib dan lancar ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkala. Kesadaran kolektif antara tenaga kesehatan, pihak sekolah, dan orang tua murid menjadi kunci utama keberhasilan Kabupaten Probolinggo dalam mencetak generasi emas yang sehat dan bebas dari stunting.
TIM REDAKSI
.jpeg)