Rilis Akhir Tahun 2025: Indonesia Masuk Peringkat 19 Negara Teraman di Dunia, Kapolri Tekankan Transparansi dan Adaptasi AI

JAKARTA, PPRNEWSMEDIA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan refleksi komprehensif atas kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sepanjang tahun 2025 dalam acara Rilis Akhir Tahun (RAT) yang digelar pada 31 Desember 2025. Dalam laporannya, Kapolri menyoroti keberhasilan Indonesia dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus tantangan teknologi masa depan.

Keamanan Nasional dan Tantangan Era AI

Berdasarkan data The Global Safety Report 2025, Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih skor 89 pada Law and Order Index. Skor ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-19 dari 144 negara dalam hal rasa aman masyarakat. Sepanjang tahun 2025, Polri tercatat menangani sekitar 325.000 kasus kriminal di seluruh penjuru tanah air.

Meski demikian, Jenderal Listyo Sigit memberikan catatan khusus mengenai tantangan baru di bidang keamanan, terutama dampak penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan stabilitas keamanan di tengah ancaman cuaca ekstrem.

Keterbukaan Informasi dan Kepercayaan Publik

Institusi Polri terus menunjukkan tren positif dalam hal citra publik. Berdasarkan survei Litbang Kompas, Polri berhasil masuk dalam tiga besar lembaga negara dengan citra terbaik. Prestasi ini diperkuat dengan raihan peringkat pertama nasional dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 dengan skor 98,90 (Informatif).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menunjukkan sikap ksatria dengan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas segala kekurangan dalam pelaksanaan tugas selama setahun terakhir. Ia menegaskan bahwa Polri sangat terbuka terhadap kritik demi perbaikan institusi di masa mendatang.

Digitalisasi Layanan dan Operasi Kemanusiaan

Transformasi digital menjadi kunci efektivitas Polri di tahun 2025, di mana penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) telah mencapai tingkat efektivitas 95% dalam penegakan hukum lalu lintas.

Di luar penegakan hukum, Polri terlibat aktif dalam misi kemanusiaan dan ketahanan nasional, meliputi:

  • Tanggap Darurat: Mengerahkan lebih dari 11.000 personel untuk penanggulangan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
  • Ketahanan Pangan: Mendirikan ratusan pusat dukungan pangan (SPPG) dan turut menyukseskan pelaksanaan panen raya nasional.

Kebijakan Strategis dan Dukungan Anggaran

Menutup paparannya, Kapolri menjelaskan mengenai Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2025 yang mengizinkan anggota aktif bertugas di 17 kementerian/lembaga luar struktur Polri, seperti OJK, KPK, dan BNN.

Untuk mendukung seluruh agenda besar tersebut, Polri mengelola alokasi anggaran sebesar Rp126,62 triliun pada tahun 2025. Anggaran ini menempatkan Polri sebagai lembaga dengan alokasi terbesar ketiga di Indonesia, yang difokuskan pada penguatan pelayanan dan keamanan bagi seluruh rakyat Indonesia.

TIM REDAKSI

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama