SITUBONDO, PPRNEWS MEDIA.COM – Hingga Selasa, 30 Desember 2025, tabir gelap masih menyelimuti kasus kematian tragis satu keluarga di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Meski penyelidikan telah memasuki hari ketiga pasca penemuan jasad, identitas pelaku dan motif di balik aksi keji ini masih menjadi teka-teki besar bagi pihak kepolisian.
Penemuan Jasad dan Kronologi
Peristiwa memilukan ini diperkirakan terjadi pada Minggu malam, 28 Desember 2025. Ketiga korban ditemukan pertama kali dalam kondisi bersimbah darah di titik berbeda di dalam rumah mereka.
Identitas para korban telah dikonfirmasi sebagai berikut:
- Muhammad Hasim (58): Ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi.
- Suningsih (38): Ditemukan di dalam kamar tidur.
- Umi Rahmania (18): Putri pasangan tersebut, juga ditemukan di dalam kamar tidur bersama ibunya.
Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal menunjukkan bahwa ketiganya mengalami luka sayatan benda tajam yang sangat parah di bagian leher. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dan lima unit ponsel milik korban untuk kepentingan digital forensik.
Kendala Teknis di Lapangan
Penyelidikan yang dipimpin oleh Polres Situbondo dengan bantuan Tim Inafis Polda Jatim menemui jalan buntu pada beberapa titik teknis. Diketahui, kamera CCTV di rumah korban dalam keadaan mati saat kejadian berlangsung, sehingga tidak ada rekaman visual yang menangkap pergerakan pelaku.
Selain itu, petugas menyayangkan kondisi TKP yang dilaporkan sudah mengalami sedikit perubahan sebelum tim ahli tiba, yang berpotensi menyamarkan jejak sidik jari atau bukti fisik lainnya.
Update Penyelidikan: Perampokan Dikesampingkan
Hingga saat ini, Satreskrim Polres Situbondo telah memeriksa sedikitnya 4 orang saksi. Berdasarkan observasi awal, polisi cenderung mengesampingkan motif perampokan.
"Hasil olah TKP sementara menunjukkan tidak ada barang berharga milik korban yang hilang. Fokus kami saat ini adalah menggali motif lain melalui keterangan saksi dan bukti digital dari ponsel korban," ujar pihak kepolisian.
Saat ini, penyidik masih menunggu hasil autopsi resmi dari RSUD Abdoer Rahem Situbondo untuk menentukan waktu kematian secara presisi serta jenis senjata yang digunakan pelaku.
Prosesi Pemakaman
Pada Selasa (30/12), ketiga jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Jenazah sang ibu, Suningsih, dan anaknya, Umi Rahmania, dimakamkan di Besuki, Situbondo. Sementara itu, jenazah sang ayah, Muhammad Hasim, dibawa ke kampung halamannya di Pamekasan, Madura, untuk dikebumikan.
Masyarakat setempat berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap dalang di balik peristiwa yang mengguncang ketenangan warga Desa Demung ini.
TIM REDAKSI
