PROBOLINGGO, PPRNEWSMEDIA.COM – Langkah strategis diambil oleh sejumlah tokoh penting dalam upaya memperkuat sektor industri kayu di wilayah Kabupaten Probolinggo. Pada Selasa (21/04/2026), bertempat di Rumah Makan Prasmanan "Mbak Sri" Leces, telah terlaksana pertemuan formal guna menjalin kerja sama antara PT Nawal Solusindo Raya, Pemerintah Desa Leces, dan LSM LIRA Leces bersama pengusaha muda sektor perkayuan.
Kerja sama ini melibatkan Mas Edi Purnomo, seorang pengusaha muda sukses asal Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan, yang dikenal memiliki rekam jejak kuat dalam bidang jual beli komoditas pohon Sengon, Jati, serta berbagai jenis kayu keras lainnya.
Tanggapan Para Pihak
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun tetap formal tersebut, para pemangku kepentingan memberikan pernyataan resmi terkait urgensi kolaborasi ini:
Tuan Muda Zaenal Arifin (Kepala Desa Leces):
"Kami menyambut baik sinergi ini sebagai bentuk nyata pengembangan ekonomi lokal. Kehadiran pengusaha muda seperti Mas Edi Purnomo diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi potensi sumber daya alam di wilayah kami, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi warga Desa Leces."
Bapak Taufiqur Rahman, S.E. (Direktur PT Nawal Solusindo Raya):
"Sebagai mitra strategis, PT Nawal Solusindo Raya melihat potensi besar dalam standarisasi dan distribusi kayu berkualitas. Kerja sama ini adalah langkah awal untuk membangun rantai pasok yang lebih profesional dan berkelanjutan di wilayah Probolinggo dan sekitarnya."
Bapak Heru (Camat LSM LIRA Leces):
"LSM LIRA Leces mendukung penuh kolaborasi yang transparan dan saling menguntungkan ini. Fungsi kami adalah memastikan bahwa kerja sama ini berjalan sesuai aturan dan memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas."
Mas Edi Purnomo (Pengusaha Kayu / Pihak Kedua):
"Saya merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan pihak-pihak yang memiliki visi besar. Fokus utama kami adalah mengoptimalkan perdagangan kayu lokal agar memiliki daya saing yang lebih tinggi, dengan tetap menjaga integritas kualitas produk."
Harapan dan Penutup
Kerja sama lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis kayu yang sehat, mulai dari hulu hingga hilir. Para pihak berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi intensif guna memastikan implementasi kerja sama berjalan efektif dan memberikan kontribusi positif bagi Pendapatan Asli Desa (PAD) serta kesejahteraan para petani kayu di Kabupaten Probolinggo.
Acara yang berlangsung dengan khidmat tersebut ditutup dengan sesi ramah tamah dan makan bersama sebagai simbolis penguatan hubungan kekeluargaan antar instansi dan pelaku usaha.
TIM REDAKSI
