PROBOLINGGO, PPRNEWSMEDIA.COM – Kemeriahan menyambut waktu berbuka puasa terasa berbeda di Kota Probolinggo tahun ini. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sanisvara Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo sukses menyelenggarakan acara bertajuk "Ngabuburit Bersama GROW" yang berlangsung selama dua hari, Kamis dan Jumat (5-6 Maret 2026).
Berpusat di dua titik strategis, yakni Bundaran Glaser dan kawasan KODIM Kota Probolinggo, acara ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga wadah kreativitas dan syiar yang menyasar masyarakat umum. Menggandeng GROW sebagai sponsor utama, kegiatan ini menyajikan perpaduan unik antara aksi sosial, seni, dan religi.
Sejak pukul 15.00 WIB, suasana di lokasi acara sudah dipadati warga. Berbagai agenda menarik turut memanjakan mata dan hati para pengunjung, mulai dari:
- Aksi Sosial: Pembagian ratusan paket takjil gratis kepada pengguna jalan.
- Edukasi & Sosialisasi: Pembagian brosur UKM Sanisvara untuk memperkenalkan potensi mahasiswa UPM.
- Kompetisi & Religi: Lomba bedug yang meriah serta kultum (kuliah tujuh menit) yang menyejukkan.
- Panggung Budaya: Pagelaran tari tradisional, pameran lukisan karya mahasiswa, hingga penampilan live akustik yang mengiringi syahdu menjelang magrib.
Komentar Ketua UKM Sanisvara
Ketua UKM Sanisvara, Mas Hida, Mahasiswa Fakultas Teknik UPM, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini:
"Kami ingin menunjukkan bahwa menunggu waktu magrib bisa diisi dengan hal-hal yang produktif dan reflektif. Melalui 'Ngabuburit Bersama GROW', kami berupaya memadukan nilai seni, sosial, dan spiritual. Terima kasih kepada pihak GROW dan seluruh anggota UKM yang telah bekerja keras. Semoga kegiatan ini tidak hanya menghibur, tapi juga mempererat silaturahmi mahasiswa UPM dengan warga Probolinggo."
Komentar Pembina UKM Sanisvara
Pembina UKM Sanisvara Universitas Panca Marga, Bapak M. Novan Fithrianto, M.Pd., juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para mahasiswa:
"Saya sangat bangga melihat kreativitas mahasiswa yang mampu menyelenggarakan acara semasif ini di luar kampus. Ini adalah implementasi nyata dari pengabdian masyarakat. Menghadirkan pameran lukisan dan pagelaran tari di sela-sela pembagian takjil adalah cara yang cerdas untuk tetap melestarikan budaya sambil beribadah. Kami berharap kegiatan positif seperti ini terus menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat luas."
Acara ditutup dengan doa bersama tepat sebelum azan magrib berkumandang, meninggalkan kesan mendalam bagi warga Kota Probolinggo yang hadir.
TIM REDAKSI


