JAKARTA, PPRNEWS MEDIA.COM – Kawasan pusat pemerintahan di Jakarta mendadak memutih dan dipadati massa pada Senin (29/12/2025). Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di titik-titik krusial, mulai dari Patung Kuda, kawasan Silang Monas, hingga depan Istana Negara.
Aksi yang direncanakan berlangsung selama dua hari hingga Selasa (30/12) ini merupakan bentuk protes keras terhadap keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait upah minimum.
Fokus Tuntutan: Angka Rp5,7 Juta Belum Cukup
Pemicu utama kemarahan massa adalah penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 sebesar Rp5.729.876, yang baru saja diumumkan pada 24 Desember lalu. Meski angka tersebut menunjukkan kenaikan 6,17% dari tahun sebelumnya, para buruh menilai nominal tersebut masih jauh dari kata layak.
"Kami menuntut revisi angka UMP menjadi Rp5.890.000. Kenaikan yang ada saat ini belum mampu memenuhi standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) versi BPS," ujar salah satu orator di lapangan.
Selain masalah KHL, buruh juga menyoroti ketimpangan upah dengan daerah penyangga. Mereka merasa ironis karena upah di ibu kota justru berpotensi lebih rendah dibandingkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) di wilayah industri seperti Bekasi dan Karawang.
Ancaman Gugatan PTUN
Perwakilan buruh menegaskan bahwa aksi turun ke jalan ini bukan satu-satunya langkah yang akan mereka ambil. Jika tuntutan revisi tidak dikabulkan dalam waktu dekat, pihak buruh mengancam akan membawa persoalan ini ke jalur hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Kondisi Lalu Lintas dan Keamanan
Hingga berita ini diturunkan, massa masih terkonsentrasi di Jalan Medan Merdeka Selatan dan area Silang Monas. Pihak kepolisian telah melakukan penjagaan ketat guna mengamankan jalannya aksi di depan Istana Negara.
Bagi warga Jakarta yang akan melintasi kawasan Jakarta Pusat, dihimbau untuk waspada dan memantau informasi pengalihan arus lalu lintas dari pihak kepolisian. Penutupan sejumlah ruas jalan di sekitar Monas dan Medan Merdeka diperkirakan akan berlanjut hingga esok hari guna mengakomodasi massa aksi.
TIM REDAKSI
